Reaksi-Reaksi Dari Tubuh Selama Detoks – Cleansing Dengan Orimarru

Bismillah,

Setelah Anda menyimak Artikel Orimarru tentang prinsip-prinsip cleansing/detoksifikasi, maka pada kesempatan ini perlu pula kami ketengahkan fakta adanya reaksi atau efek samping yang sering dirasakan oleh konsumen Orimarru herbal, terutama ketika mereka menjalani program Cleansing selama 1 minggu, dengan dosis cleansing yang agak tinggi.

Pelanggan Orimarru sekalian, apapun bentuk asupan yang kita konsumsi, baik berupa junkfood, makanan tinggi kolesterol dan lemak, apalagi jika kita mengonsumsi obat kimia dosis tinggi dari dokter, maka hal ini akan berakibat sulitnya makanan dan obat-obatan tersebut diproses secara tuntas oleh tubuh, sehingga lama-kelamaan akan menumpuk sebagai racun dalam darah. Efeknya, hal ini dapat berakibat fatal, yaitu rusaknya organ-organ penting tubuh, terutama ginjal. Akan tetapi, para praktisi herbal sudah siap untuk melawan hal tersebut. Mereka telah meyiapkan jurus yang dikenal dengan nama detoksifikasi atau cleansing.

Sementara itu, istilah detoksifikasi atau cleansing adalah suatu istilah yang dimaksudkan untuk pengeluaran racun dari dalam tubuh, sebagaimana telah kita bahas sebelumnya, silahkan klik di sini. Untuk membuang racun dalam tubuh atau yang dikenal dengan detoksifikasi, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Adapun disini, detoksifikasi yang dimaksud adalah dengan cara alami, yaitu dengan menggunakan Herbal Orimarru.

Dari hasil pengamatan, telah terbukti bahwa Orimarru sukses mengeluarkan racun dari tubuh, yang ditunjukkan dengan turunnya kadar-kadar racun darah darah seperti lemak, kolesterol, asam urat, gula, dll. Silahkan lihat testimoninya klik di sini. Setelah proses detoks ini, biasanya tubuh akan lebih segar, terasa enteng dan rileks. Bahkan, dalam beberapa kasus, daya penglihatan menjadi lebih jelas dan seolah-oleh semangat hidup meningkat karena badan terasa segar untuk beraktivitas.

EFEK SAMPING ATAU REAKSI TUBUH SELAMA PROSES CLEANSING DENGAN ORIMARRU

Kadang, pengonsumsi Orimarru terasa terkejut dengan reaksi dari tubuh mereka saat menjalani program cleansing dengan Orimarru. Bentuk, kadar, dan tingkatan reaksi dan kapan munculnya reaksi-reaksi tersebut tidak sama dialami oleh setiap orang. Contoh-contoh efek samping saat cleansing dengan Orimarru adalah:

  1. Mengantuk, badan terasa lemas, dan ingin segera tidur. Hal ini kemungkinan karena efek dari ekstraks Myrmecodia atau sarang semut yang ada pada Orimarru. Akan tetapi, setelah bangun tidur, badan menjadi terasa lebih segar dan terasa ringan;

  2. Pada hari-hari pertama cleansing, frekuensi Buang Air Besar (BAB) menjadi meningkat dan sering pula disertai dengan sedikit diare atau mencret. Penjelasan dari hal ini adalah bahwa mikroba positif pada Orimarru sedang melakukan proses pembersihan kotoran2 dalam darah dan usus, sehingga memerlukan pembuangan residu hasil detoks dalam jumlah banyak,dan harus dikeluarkan dalam bentuk diare. Penjelasan yang lain adalah bahwa probiotik Orimarru membersihkan dinding usus dari kotoran yang telah melekat selama bertahun-tahun. Efek diare ini biasanya berlangsung hanya selama 1-3 hari saat minum;

  3. Jika dosis cleansing masih terlalu banyak tanpa Anda memperbanyak campuran air, reaksi tubuh yang muncul adalah perut terasa mules. Jika terjadi hal seperti ini, maka dosis dapat dikurangi sedikit demi sedikit atau ditambahkan lebih banyak air saat mencampur Orimarru;

  4. Pasien yang menjalani cleansing mengalami sakit kepala, demam, dan pusing. Hal ini mungkin karena berjalannya proses krisis penyembuhan (healing crisis), yaitu terjadinya pertempuran antara mikroba positif Orimarru melawan mikroba patogen atau negatif yang ada dalam tubuh pasien. Pada pasien penderita asam urat, krisis penyembuhan ini kadang-kadang ditandai dengan rasa sakit atau ngilu pada persendian selama beberapa hari. Penjelasannya adalah bahwa kristal asam urat sedang diurai oleh mikroba positif, sehingga menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah menjadi tersebar ke seluruh tubuh melalui darah;

  5. Proses detoksifikasi atau pengeluaran racun yang telah diurai oleh mikroba positif Orimarru, kadang-kadang ditemukan keluar sebagai air saat BAB atau keluarnya air dari telinga yang disertai dengan suara berdengung dari gendang telinga (berlangsung selama 1-2 hari);

  6. Kadang juga pasien ketika BAB disertai dengan mengeluakan cairan yang lebih padat dan kental seperti telur mata sapi. Hal ini menandakan bahwa telah ada racun yang keluar dari tubuh. Bentuk kotoran yang keluar saat detoks biasanya lebih kental dan pekat, lebih berbau, disertai lendir, dan berwarna pekat kehijauan hingga kehitaman. Program cleansing ini dapat disebut tuntas saat bentuk kotoran tubuh yang keluar saat BAB sudah normal seperti sebelum melakukan detoks;

  7. Warna air seni atau urin tampak lebih keruh dan berbau menyengat.

  8. Vertigo dan pusing, berkunang-kunang, kadang  muntah darah kental (pada penderita asma disinyalir adanya sumbatan kolesterol pada bronchus yang keluar)

  9. Badan terasa pegal-pegal dan linu-linu, ini termasuk efek dari detoksifikasi

Jika reaksi-reaksi dari tubuh ini muncul, janganlah Anda merasa panik. Program cleansing dengan Orimarru ini tidak perlu dihentikan. Cukup bagi Anda untuk mengurangi aktivitas yang menguras energi, hindari juga berpanas-panas di bawah sinar matahari, minumlah air putih atau jus dalam jumlah yang banyak. Segeralah tidur setelah minum Orimarru di malam hari, atau boleh juga tambahkan campuran air putih pada dosis cleansing Orimarrus. Lihat dosisnya klik di sini.

PESAN ORIMARRU SEGERA KAMI KIRIM
Rp. 150.000,-/botol-300ml
d.a. Tjahyo Nugroho Adji
HP: 08122967492
Rek. BNI – No. 0174148416 an. Tjahyo Nugroho Rek. MANDIRI – No. 137.000.4960.049 an. Tjahyo Nugroho email: adji@geo.ugm.ac.id
ALAMAT: Perum. Pondok Gemilang A-12, Sendangadi, Mlati, Sleman, Jogjakarta

Social tagging: > > > > >

Trackbacks/Pingbacks

  1. » Tanya Jawab Orimarru infoorimarru.com

Leave a Reply


× five = 5